from the corner of my world, how to view deep inside
Tampilkan postingan dengan label tereliye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tereliye. Tampilkan semua postingan
Senin, Juli 16
Kehilangan (Kehilangan atas Kehilangan)
Semua orang, sebahagia apapun hidupnya, manusiawi jika pernah sekali, dua kali, bahkan lebih mengalami kehilangan yg menyakitkan...
Ada yg kehilangan harta kesayangan, seperti dompet, HP, kamera, motor, mobil, kucing, bunga... Ada yg kehilangan dokumen, macam KTP, passport, surat nikah, surat cerai... Ada yg kehilangan anggota keluarga, seperti ayah, ibu, suami, istri, adik, kakak, teman... Ada yg kehilangan sesuatu yg lbh susah dijelaskan, seperti cinta, ketenangan, kenyamanan, harga diri, reputasi...
Apapun bentuknya, kehilangan itu selalu kongkret... mulai dr secara fisik memang tidak ada lagi.. menatap ruangan kosong tempat benda itu dulu berada.. menatap kamar kosong tempat seseorang itu dulu sering bersenda-gurau... hingga secara jiwa... hati yg nelangsa, perasaan yg kosong, posisi yg tidak lg dihargai... sehingga menimbulkan rindu, marah, sedih, menangis, dsbgnya....
Lantas, sepanjang hidup kalian selama ini, kawan... kehilangan apakah yg membuat kalian merasa begitu sedih? Mari tepekur sejenak, mengingat2... lantas sebutkan dlm hati, kehilangan apa yg paliiinggg membuat kalian sedih? Jika tidak ada, maka mari kita rubah pertanyaannya: kehilangan apakah yg paliiingg kalian takutkan di masa depan??
Karena sy punya satu... di antara kehilangan HP, kehilangan kamera, dokumen, cinta, nama baik, ayah, teman terbaik, dan sebagainya... sy ternyata memiliki sebuah kehilangan yg amat menyesakkan, belum terjadi (atau jangan2 sudah terjadi); yg membuat sy takut sekaliiii... bukan, tentu saja bukan kehilangan yg lazim, yang biasa... sy sungguh takut kehilangan "kehilangan"... kehilangan perasaan "kehilangan" itu sendiri...
Tidak mengerti? Sama sy juga awalnya tidak mengerti kalimat aneh (meski bijak ini); membuat sy mikirr lamaa... padahal sejatinya, banyaaak sekali orang yg tidak tahu, tidak sadar, kalau dia sebenarnya telah: kehilangan perasaan "kehilangan" tersebut... tidak peduli; merasa semua baik2 saja...
Kita kehilangan momen2 indah bersama keluarga; kasih-sayang kepada orang-tua; kedekatan... sibuk dgn hidup, rutinitas, dan teman2 baru yg boleh jd itu tidak hakiki... kehilangan saat2 menyenangkan saat bicara dgn ayah, ibu, adik, kakak... bercengkerama... kita sesungguh kehilangan, tp tidak tahu kalau kita telah kehilangan perasaan "kehilangan" tersebut...
Kita kehilangan menikmati setiap detik nikmat hidup yg diberikan... setiap tarikan nafas... berdirilah di busway, atau bus2... ketika pagi tiba, tataplah deretan gedung2 tinggi.... apakah akan kita biarkan rutinitas menikam waktu, membiarkan kita tdk peduli ternyata betapa indahnya siluet dinding2 beton berlapis kaca... menatap aktivitas pengamen.. tukang asongan... kondektur yg membunyikan kerenceng uang logam di tangannya... tersenyum kepada orang di sebelah kita... kita tahu persis semua itu luar-biasa.. tp kita membiarkannya hilang.. kita kehilangan perasaan "kehilangan"...
Dan di atas segalanya... ya Allah.. jangan sampai hamba tidak menyadari kalau hamba telah kehilangan perasaan kehilangan atas kasih-sayangMu... ber-barel2 nikmat dariMu... kesempatan untuk membaca firman2Mu... menunaikan ibadah vertikal kepadaMu.. menyadari sejatinya kehidupan ini dgn merasakan segenap kasih-sayangMu...
Ya Allah, sejatinya kami kehilangan itu semua... tp yg lebih menyedihkan lagi.. kami sungguh tidak merasa kalau kami telah kehilangan perasaan "kehilangan" hal2 tersebut... dan celakanya, kami kadang justru bangga "kehilangan" pemahaman, prinsip hidup, kerudung yg selama ini sudah kami pakai/laksanakan hanya demi urusan dunia..
repost dr MP 11 Juni 2008
@catatantereliye
Tidak Mudah (Berakhlak mulia itu)
berakhlak mulia itu boleh jadi sama saja dengan membiarkan orang lain berprasangka buruk, membenci, bahkan memfitnah Anda, sedangkan Anda sendiri selalu berusaha berprasangka baik, menyayangi, bahkan menyanjung orang lain..
berakhlak mulia itu boleh jadi membuat Anda senantiasa tergugu, sakit, sesak, menangis dalam hati hanya demi benar2 menjaga agar pikiran, lisan, bahkan perbuatan tidak menyakiti orang lain.. sedangkan orang lain boleh jadi seperti air di daun talas, becek mulutnya, becek jemarinya mengetik tidak terbendung..
berakhlak mulia itu bisa jadi membuat Anda berpikiran pendek, ringan hati membantu meski untuk memberikan separuh kekayaan Anda, sedangkan orang lain berpikir sepanjang langit dan bulan, berat hati menolong padahal Anda berhak menerima pertolongan itu..
berakhlak mulia itu bisa jadi membuat Anda tidak populer, dijauhi bahkan mungkin dimusuhi... sementara Anda sebenarnya tidak melakukan apa-apa selain teguh atas sesuatu yg Anda yakini kebaikannya.. sebaliknya orang2 lain boleh jd disenangi, dipuja2 sejuta umat melakukan sesuatu padahal itu sungguh sebuah keburukan..
berakhlak mulia itu boleh jadi memang tidak pernah mudah..
tapi ponakan2ku yg cantik.. adik2ku yg manis.. yakinlah.. yakinlah, berakhlak mulia itu akan ditukar dengan wajah yg bercahaya menyenangkan.. dan tahukah kalian, bahkan bayi berumur 6 bulan yg sedang menangispun bisa berhenti lantas tertawa, karena dia tahu persis siapa yang sedang menggendongnya..
6 April 2009
@catatantereliye
berakhlak mulia itu boleh jadi membuat Anda senantiasa tergugu, sakit, sesak, menangis dalam hati hanya demi benar2 menjaga agar pikiran, lisan, bahkan perbuatan tidak menyakiti orang lain.. sedangkan orang lain boleh jadi seperti air di daun talas, becek mulutnya, becek jemarinya mengetik tidak terbendung..
berakhlak mulia itu bisa jadi membuat Anda berpikiran pendek, ringan hati membantu meski untuk memberikan separuh kekayaan Anda, sedangkan orang lain berpikir sepanjang langit dan bulan, berat hati menolong padahal Anda berhak menerima pertolongan itu..
berakhlak mulia itu bisa jadi membuat Anda tidak populer, dijauhi bahkan mungkin dimusuhi... sementara Anda sebenarnya tidak melakukan apa-apa selain teguh atas sesuatu yg Anda yakini kebaikannya.. sebaliknya orang2 lain boleh jd disenangi, dipuja2 sejuta umat melakukan sesuatu padahal itu sungguh sebuah keburukan..
berakhlak mulia itu boleh jadi memang tidak pernah mudah..
tapi ponakan2ku yg cantik.. adik2ku yg manis.. yakinlah.. yakinlah, berakhlak mulia itu akan ditukar dengan wajah yg bercahaya menyenangkan.. dan tahukah kalian, bahkan bayi berumur 6 bulan yg sedang menangispun bisa berhenti lantas tertawa, karena dia tahu persis siapa yang sedang menggendongnya..
6 April 2009
@catatantereliye
Only Time (waktu adalah obat segalanya)
jika kita galau, resah, banyak pikiran, sesak tdk bisa tidur karena perasaan cinta, berharap besok bertemu, tdk bertemu, berharap besok laginya, maka waktu adalah obat terbaiknya.
jika kita tdk bisa melupakan seseorang, melupakan wajahnya, maka waktu adalah obat terbaiknya. termasuk jika tdk bisa melupakan kezaliman orang lain, rasa sakit yg diberikan, rasa marah, benci, dsbgnya.
jika kita berputus asa, terasa semua menjadi kendala, benteng2 tinggi menghalangi, lorong panjang tanpa cahaya, lelah menunggu bantuan, menanti setitik cahaya terang, maka waktu adalah obat terbaiknya.
jika kita begitu bersemangat, penuh mimpi dan cita2, tapi semua tidak bisa terjadi dalam waktu semalam, maka waktu adalah obat terbaiknya.
biarkanlah obat itu bekerja sesuai dosisnya. sesuai resepnya.
maka lihat betapa menakjubkan obat ini bekerja.
cobalah. hela nafas lega. temani dgn berharap dan berdoa.
@catatantereliye
jika kita tdk bisa melupakan seseorang, melupakan wajahnya, maka waktu adalah obat terbaiknya. termasuk jika tdk bisa melupakan kezaliman orang lain, rasa sakit yg diberikan, rasa marah, benci, dsbgnya.
jika kita berputus asa, terasa semua menjadi kendala, benteng2 tinggi menghalangi, lorong panjang tanpa cahaya, lelah menunggu bantuan, menanti setitik cahaya terang, maka waktu adalah obat terbaiknya.
jika kita begitu bersemangat, penuh mimpi dan cita2, tapi semua tidak bisa terjadi dalam waktu semalam, maka waktu adalah obat terbaiknya.
biarkanlah obat itu bekerja sesuai dosisnya. sesuai resepnya.
maka lihat betapa menakjubkan obat ini bekerja.
cobalah. hela nafas lega. temani dgn berharap dan berdoa.
@catatantereliye
Langganan:
Postingan (Atom)
@vhie_. Diberdayakan oleh Blogger.
Blog Design by Gisele Jaquenod

